Pages

Jumat, 28 September 2012

CERPEN


PERSAHABATAN
            Hujan sore belum juga reda, aku dan sahabatku Bayu, sejak tadi masih terpaku menatap keluar jendela, menunggu sampai kapan hujan kan reda. Kami  menunggu dengan bermain hingga jenuh. Lama sekali kami menunggu hujan reda.Tak sabar lagi kami untuk segera bermain disawah sebelah rumah neneku. Setelah hujan reda, kami sangat senang dan langsung bergegas akan segera bermain disawah.”ayoo dek, hujan udah reda, katanya mau maen ke sawah??jadi gak??”tanya Bayu.”oke mas.ayoo sekarang aja.mumpung hujannya sudah reda”.Lalu kami bergegas keluar rumah menuju sawah.Tiba-tiba di tengah jalan kami bertemu dengan anak sapi, kamipun tidak mengetaui bahwa anak sapi itu lepas dari kandangnya.Anak sapi itu langsung mengejarku yang tidak tau apa-apa. Sontak aku kaget dan berteriak sekeras mungkin karena aku merasa sangat takut sekali saat itu. Bayupun juga kaget mandengar teriakannya yang sedang di kejar oleh anak sapi.”Mas Bayu tolong aku,,aku takut sekali” pintaku. ”trus aku harus gimana???aku juga takut” jawab Bayu.
          Setelah Bayu menyelesaikan kalimatnya tersebut,tiba-tiba anak sapi itu berbalik arah mengejar Bayu. Sontak akhirnya aku dan Bayu berlari sekencang yang kami bisa.Tanpa di duga aku jatuh karena terpeleset. Bayu kaget sekali,karena mendengar suara saatku jatuh.”Aduh mas!sakit.” kataku.”ya ampun tadi kamu lihat jalan gak sih??”jawab Bayu.”aku tadi takut banget,makanya aku gak lihat jalan.mana tahu juga kalau tanahnya licin banget”rintihku.Akhirnya Bayupun menolong aku dari jatuhnya.Tak Lama kemudain pemilik anak sapi tadi datang karena mandengar  teriakan aku tadi. “ maaf-maaf tadi anak sapinya lupa saya masukkan kandang, kalian tidak kenapa-kenapa kan.,??”. Kata pemilik sapi. “ Iya-iya enggak apa-apa kok bu, lagian kami juga tidak sampai di tabrak sapi”. Jawabku dan bayu yang sedang membersihkan kaki dan tanganku yang kotor karena jatuh. “ ya sudah baguslah kalau kalian tidak apa-apa , memang kalian mau kemana kok lewat sini.,?? kata pemilik sapi, “ kami mau kesawah bu, mau main sambil liat pelangi”, jawab bayu. “ ohh ya udah saya mau pulang dulu ngembaliin sapinya kekandang, kalian hati-hati dijalan ya..”kata pemilik sapi, aku dan bayu menjawab dengan kompak dan suka cita, “ iya bu, makasih”. Jawabku dan Bayu..
          Sesampainya kami disawah, kamipun langsung duduk didekat sungai kecil yang jernih sambil memandangi pelangi yang tampak di atas bukit. “ lihat din, pelanginya indah warnanya juga banyak hehehe” kata bayu, “ iya ya lah warnanya banyak udah dari dulu kali mas hehehehe,, iya pelanginya bagus, bisa gak ya kita kesana??” jawabku. “ wah, kamu itu din berkhayal saja, gak mungkin lah kita bisa kesana, andai saja kita burung ya din pasti kita bisa sama-sama liat pelangi dari dekat”, jawab Bayu. Kami berdua saling berkhayal, menerawang jauh seakan-akan kami ada di dekat pelangi yang indah itu, tiba-tiba pelangi itu hilang dengan sendirinya dan lamunan kami tersentak buyar. “ Wah pelanginya udah hilang din” kata Bayu, “ iya mas, ya sudah ayo kita pulang saja, aku sudah laper nih!” pintaku merengek. “ iya-iya sebentar katanya mau nyari daun piring sama cabai buat mainan, jadi gak,.??” Jawab Bayu. “ohh iya aku lupa, ya udah sekarang kita cari tapi habis itu pulang ya mas aku udah laper banget nih,.” Jawabku, “ iya-iya dek” balas bayu dengan nada kasihan melihatku kelaparan. Satu jam pun berlalu dengan cepat, terlihat aku dan Bayu sudah mengumpulkan yang kami butuhkan, beberapa menit kemudian kami pun pulang sesampainya dirumahku, aku langsung masuk rumah dan mengambil makanan, sampai lupa kalau Bayu masih didepan rumah belum diajak masuk. Tiba-tiba ibuku keluar menghampiri Bayu yang sedang duduk dikursi depan rumah, “ dek bayu, dek Dinda nya kemana kok gak ada.,??” kata ibuku, “ Dinda didalam tante, katanya mau ngambil makanan karna dari tadi dia kelaparan.” Jawab Bayu. “ ohh gitu,  dek Bayu ke dalam aja ikut makan sama Dinda.” Pinta ibuku, “ iya tante makasih saya sudah makan tadi dirumah” jawab bayu. “ kok gitu, dek bayu makan aja, kalau tidak ambil roti atau minum didalam biar gak diluar sendirian, pasti tadi Dinda lupa nyuruh dek bayu masuk karena udah gak tahan nahan laper, kasihan dia dari tadi pagi belum makan” kata ibuku. “ iya tante, lha kenapa kok Dinda gak makan dari tadi pagi.,??” jawab Bayu. “ ya karena Dinda itu males kalau disuruh makan, ya sudah sana susul Dinda kedalam” kata ibuku, “iya tante makasih” jawab Bayu. Setelah itu bayu masuk dan menghampiri Dinda yang sedang melahap makanan nya. “ hey Din, kok aku ditinggal diluar sih!” kata Bayu. “ heh?? Haduh-haduh, maaf aku lupa kalau kamu masih diluar hehehe,, soalnya aku laper banget jadi sampai lupa kalau masih ada kamu dan kamu gak tak suruh masuk lagi hehe, maaf ya mas?? ^_^” jawabku. “ Makanya kalau makan jangan males, jadi gini kan ntar kamu bisa sakit, iya-iya aku maaf in kok, dah biasa kamu gini in kok hehehe, sekarang udah kenyang belum?? Wah ternyata kamu makan nya juga banyak ya?? Hehehe” jawab bayu, “ ah, kamu tu mas biarin makan nya banyak yang penting kenyang hahaha..” jawabku dengan tersipu malu.
          Hari-hari mereka dilalui dengan bermain bersama, sampai tiba saat nya aku kembali ke Jogja untuk kembali bersekolah, dan liburan pun berakhir, sebelum pulang aku berpamitan kepada sahabatku itu. Kami adalah sahabat dari kecil, jadi nya kami sangat dekat walaupun mereka ketemunya cuma waktu aku liburan ketempat nenekku di Kebumen. Sesampainya di Jogja aku merasa sedih karena aku berpisah untuk sementara waktu sampai liburan sekolah mendatang, aku pasti merindukan saat-saat bermain dengan bayu, begitu juga sebaliknya. Waktu berjalan sangat lambat, aku sangat merindukan sahabatku itu, aku mencoba mengirim pesan kapada bayu tetapi hasilnya nihil, tak ada balasan dari Bayu, saat aku sedang berbaring aku melamun mengingat kejadian-kejadian yang aku dan Bayu lalui bersama, sejak kecik kami sudah akrab karena dulu aku sempat tinggal dirumah nenek selama 2 tahun, karena itu kami sudah terlihat seperti kakak adik, Bayu sangat menyayangiku selayaknya adiknya sendiri begitupun dengan aku sudah mengganggap Bayu seperti kakakku sendiri, jadi kami saling berbagi untuk semua hal, seperti makanan, sedih, senang, dll. Lamunannya pun tiba-tiba buyar karena ibuku memanggilku, “ Dinda kamu dimana, ini ada telfon buat kamu” seru ibunya, “ dikamar bu, dari siapa telfonnya??” jawabku, “ dari teman kamu ini cepat kesini” kata ibuku, “ ah males bu, bu tolong bilangin ke dia kalau aku sedang tidur, dan suruh menelfon nanti” pintaku kepada ibu, “ walah lha kenapa kok gak dijawab sekarang aja?”, jawab ibu, “ enggak ah bu” jawabku lagi..
          Setelah itu aku menerawang lebih jauh lagi, aku berpikir kenapa sahabatku itu tidak membalas pesanku, kalaupun sahabatku ganti nomer kenapa tidak memberi tahu aku, banyak pertanyaan yang ingin dilontarkan kepada dia yang tiba-tiba menghilang tanpa jejak. Beberapa bulan telah berlalu libuaran sekolah sudah didepan mata, aku pun sudah tidak sabar ingin cepat-cepat kerumah nenek untuk bertemu sahabatku. Sesampainya aku dirumah nenek aku langsung duduk didepan rumah menunggu sahabatku datang kerumah, ternyata Bayu sama sekali tidak muncul, hari-hari telah berlalu dengan rasa kecewa karena sudah 1 minggu lebih aku dirumah nenek dan hampir kembali lagi ke Jogja aku belum bertemu dengan sahabatku itu, aku merasa gelisah, kecewa, khawatir dengan sahabatku itu yang sudah dianggap aku sebagai kakakku sendiri itu.
          Tahun berganti tahun sekarang aku sudah SMP kelas 8, sampai saat itu juga tidak ada sekalipun kabar dari Bayu sahabatku itu, aku takut kalau sahabatku itu malupakanku. Tiba-tiba pada siang hari yang cukup panas suhunya, hp nyaku bergetar ternyata ada pesan, dan aku tidak tahu siapa pengirim pesan itu karena nomer itu tidak ada dihpku, setelah ditanya-tanya ternyata pesan itu dari sahabatku dulu, Dinda merasa senang dan kaget, kenapa tiba-tiba dia mengirim pesan kepadaku. Setelah beberapa kali kami kirim-kiriman pesan Bayu menelfonku, mereka ngobrol cukup lama makhlum lama tidak berjumpa dan tidak ada kabar. “hayy Din lama dah gak pernah ketemu, masih inget sama aku gak??” kata Bayu, “ heyy juga mas, masih lah, gimana kabarnya? Kok gak pernah kasih kabar, selama ini kemana kok tiba-tiba menghilang begitu saja, aku sempet khawatir sama kamu mas hehe..” jawabku dengan semangat, banyak pertanyaan yang inginku lontarkan kepada Bayu, dan banyak cerita yang ingin diceritakan kepada sahabatku itu. “ iya-iya maaf ya dek Dinda selama ini menghilang begitu saja dan kalau kamu liburan gak pernah ketemu sama aku, aku malu mau maen kerumahmu hehehe, aku ingin cerita banyak nih sama kamu, kapan mau kesini lagi??”tanya Bayu, “walah, lha kenapa e kok malu segala padahal dulu biasanya juga tiap hari ketempatku hehe, iya aku juga pengen cerita banyak sama kamu besok libur semester ya??”jawabku, “ oke Din aku tunggu kedatanganmu hahaha” jawab Bayu. Tak terasa 2 jam telah berlalu dengan sangat cepat, tiba-tiba telfon pun berhenti seketika karna baterainyaku lowbat. Hari-hri terus berjalan kamipun menjadi lebih dekat, ya seperti jaman waktu kami kecil dlu, ak merasa senang bisa dekat lagi sama Bayu sampai saat ini aku kelas 12 SMA aku dan Bayu masih sahabatan walaupun banyak masalah yang mendera kami tetap bisa melewati. Sekarang Bayu malahan udah kuliah dia dulu pernah bercerita kepadaku ingin kuliah di Jogja dan akhirnya kesampaian juga. Aku, ingin aku dan dia selalu menjadi sahabat yang baik.
READ MORE - CERPEN

Kamis, 27 September 2012

PUISI


“Sebuah Rasa”
Masih ku ingat jelas,, saat kau hadir temani aku
berbagi ceria,, canda dan tawa berdua
hingga tercipta satu kisah yang indah
bersamamu.. hilang semua resahku
dan hanya dirimu.. yang mampu sembuhkan lukaku
mampukah aku mengatakan?
mampukah aku untuk mengungkapkan?
semua rasa yang selama ini ku pendam
tapi
aku tak bisa merangkai kata
aku tak bisa mengungkapkan
seakan bibir ini kaku dan tak bisa bicara
mungkin rasa ini akan terus kupendam
terpendam jauh didasar hatiku
hingga aku mampu untuk melupakan
karna dirimu bukan untukku
karna hatimu tlah tertuju padanya
biarlah rasa ini kan terus tersimpan
biarlah semua kan jadi kenangan
kenangan yang terindah dalam hidupku

"Lelah Hati"
Aku mencoba untuk mengerti
Aku mencoba untuk pahami
ku berikan semua perhatianku
kuberikan rsa sayangku padamu
tapi
Kamu tetap saja begitu
tak pernah mau untuk mengerti aku
Aku lelah aku letih aku cape
tak sanggup aku menahan jerit hati ini
ingin ku teriak
lepaskan semua penatku
hilangkan semua beban di hatiku
Apakah aku salah
bila aku mengharapkan perhatian dan kasih sayang
dari seseorang yang aku sayangi
yang selama ini tak pernah aku dapatkan darimu
aku hanya ingin kau mau mengerti
aku hanya ingin kau mau pahami
aku butuh perhatianmu
aku butuh kasih sayangmu
hanya itu
yang aku harapkan darimu

"Perjalanan Cinta"
Kau permata hatiku
Jangan kau tinggalkan aku
Kanku jaga cinta ini slalu slamanya
Ku takkan berpaling pada lain cinta

Berjuta rasa ku rasakan
Saat ku buka mata dan  melihatmu
Ku yakin ku bisa membahagiakanmu
Walaupun itu belum semua

Bersamping denganmu hidupku serasa sangat indah
Ku yakin ini adalah sebuah anugerah
Kanku jaga cinta kita selamanya ku bersumpah
Ku selalu berdoa agar selalu mendapat berkah

Karena terkadang jalan terjal menghadang
Pertengkaran buat jarak kita merenggang
Tapi itu tak menjadi soal
Karena kekuatan cinta kita takkan pernah bisa terjungkal

"Aku Kehilangannya"
Kadang
Ada cocok dalam Hati
Namun,semuanya tak sejalan

Ia menutup diri tak seperti biasanya
Entah,apa yang hadir dalam Hidupnya kini
Ada kehilangan untuk mengerti Dirinya
Saat ini

Kadang
Ingin sekali mendengar kembali
Ia berucap, meskipun tak berarti
Mungkin, Ia menahan semua itu
Atau kini Ia tak ingin berungkap padaku lagi
Seperti sediakala

Entahlah,seperti ada rasa Cemburu tuk menghargai Pribadinya




READ MORE - PUISI

ARTIKEL PENGETAHUAN IPA


Siapakah penyumbang Oksigen terbesar di bumi kita..???

From : Ratna Eka Wati XII IPA 3

Pohon adalah salah satu penyumbang oksigen, akan tetapi hanya sebesar 20% untuk bumi. Pohon berguna untuk mitigasi (mengurangi) karbondioksida yang ada di bumi. Jadi untuk mengurangi dampak pemanasan global, tanamlah pohon agar CO2 nya dapat dimanfaatkan oleh pohon. Karena nilai wajar dari CO2 adalah 0,1% di bumi ini, tetapi tahun 2010 ini kadar CO2 di atmosfer bumi sudah mencapai 0,3%.        

Jadi jawaban yang benar adalah Plankton, khususnya adalah Fitoplankton. Plankton didefinisikan sebagai organisme hanyut apapun yang hidup dalam zona pelagik (bagian atas) samudera, laut, dan badan air tawar. 

Secara luas plankton dianggap sebagai salah satu organisme terpenting di dunia, karena menjadi bekal makanan untuk kehidupan akuatik.      

Bagi kebanyakan makhluk laut, plankton adalah makanan utama mereka. Plankton terdiri dari sisa-sisa hewan dan tumbuhan laut. Ukurannya kecil saja. Walaupun termasuk sejenis benda hidup, plankton tidak mempunyai kekuatan untuk melawan arus, air pasang atau angin yang menghanyutkannya. Plankton hidup di pesisir pantai di mana ia mendapat bekal garam mineral dan cahaya matahari yang mencukupi. Ini penting untuk memungkinkannya terus hidup.

Mengingat plankton menjadi makanan ikan, tidak mengherankan bila ikan banyak terdapat di pesisir pantai. Itulah sebabnya kegiatan menangkap ikan aktif dijalankan di kawasan itu.

Selain sisa-sisa hewan, plankton juga tercipta dari tumbuhan. Jika dilihat menggunakan mikroskop, unsur tumbuhan alga dapat dilihat pada plankton. Beberapa makhluk laut yang memakan plankton adalah seperti batu karang, kerang, dan ikan paus.

Plankton adalah organisme yang menyumbang 80% kebutuhan oksigen yang ada di bumi ini.

Dengan kemampuannya berespisari menghasilkan gelembung-gelembung oksigen yang terdapat di dalam laut, oksigen tersebut terlepas ke udara dan menjadi gas yang bisa kita nikmati sekarang.


Para ilmuwan dari Amerika Serikat menemukan plankton secara tidak langsung dapat membuat awan yang dapat menahan sebagian sinar matahari yang merugikan. Sehingga plankton bisa membantu memperlambat proses. Dierdre Toole dari Institusi Oceanografi Woods Hole (WHOI) dan David Siegel dari Universitas California, Santa Barbara (UCSB) adalah dua peneliti itu.

Penelitian yang dibiayai oleh NASA tersebut mengungkapkan ketika matahari menyinari lautan, lapisan atas laut (sekitar 25 meter dari permukaan laut) memanas, dan menyebabkan perbedaan suhu yang cukup tinggi dengan lapisan laut di bawahnya. Lapisan atas dan bawah tersebut terpisah dan tidak saling tercampur.     Plankton hidup di lapisan atas, tapi nutrisi yang diperlukan oleh plankton terdapat lebih banyak di lapisan bawah laut. Karenanya, plankton mengalami malnutrisi. Akibat kondisi malnutrisi ditambah dengan suhu air yang panas, plankton mengalami stress sehingga lebih rentan terhadap sinar ultraviolet yang dapat merusaknya.       

Karena rentan terhadap sinar ultraviolet, plankton mencoba melindungi diri dengan menghasilkan zat dimethylsulfoniopropionate (DMSP) yang berfungsi untuk menguatkan dinding sel mereka. Zat ini jika terurai ke air akan menjadi zat dimethylsulfide (DMS). DMS kemudian terlepas dengan sendirinya dari permukaan laut ke udara.           

Di atmosfer, DMS bereaksi dengan oksigen sehingga membentuk sejenis komponen sulfur. Komponen sulfur DMS itu kemudian saling melekat dan membentuk partikel kecil seperti debu. Partikel-partikel kecil tersebut kemudian memudahkan uap air dari laut untuk berkondensasi dan membentuk awan.

Jadi, secara tidak langsung, plankton membantu menciptakan awan. Awan yang terbentuk menyebabkan semakin sedikit sinar ultraviolet yang mencapai permukaan laut, sehingga plankton pun terbebas dari gangguan sinar ultraviolet.      

Proses ini sebenarnya telah beberapa tahun dipelajari di laboratorium oleh para ilmuwan, namun proses alamiahnya baru kali ini dapat dipelajari.  

Awan yang disebabkan oleh plankton ini, dipercaya dapat memperlambat proses pemanasan bumi, serta memiliki efek besar tehadap iklim bumi. Namun, untuk membuktikan hal tersebut, masih harus dilakukan penelitian lanjutan yang seksama.

Penelitian yang dilakukan di Laut Sargasso, lepas pantai Bermuda ini juga menemukan secara mengejutkan bahwa partikel DMS ini dapat terurai dengan sendirinya di udara setelah tiga sampai lima hari saja. Padahal, karbondioksida di udara, dapat bertahan hingga berpuluh-puluh tahun.

Karena penguraian alamiah DMS sangat cepat, DMS tidak akan menimbulkan efek rumah kaca, tidak seperti karbondioksida.         

Jadi bersyukurlah karena mereka kita masih bisa menghirup udara dengan bebas untuk kelangausngan hidup. Lalu yang terpenting dan terutama, bersyukurlah karena Tuhan mu telah menciptakan mereka.
READ MORE - ARTIKEL PENGETAHUAN IPA

PROFIL UMUM

Pofil Umum SMA Negeri 1 Prambanan

headerphoto

Sejarah Berdirinya SMA N 1 Prambanan

Pendirian SMA Negeri 1 Prambanan didirikan atas dasar cita-cita yang terkandung dalam Pembukaan UUD 1945 khususnya untuk mencerdaskan kehidupan bangsa. Dalam rangka pemerataan kesempatan memperoleh pendidikan maka disetiap daerah didirikan sebuah Sekolah Umum Tingkat Atas termasuk wilayah Prambanan.,dengan berdirinya SMA Negeri 1 Prambanan maka semakin lengkap lembaga pendidikan di wilayah kecamatan Prambanan disamping SMK dan SMA Swasta.Hal ini diharapkan semakin mampu mendongkrak kwalitas sumber daya manusia Indonesia khususnya di wilayah Prambanan.
SMA Negeri 1 Prambanan secara geografis terletak di jalan Prambanan Piyungan., sekitar 4 KM kearah selatan dari Candi Prambanan , tepatnya SMA Negeri 1 Prambanan beralamatkan di dusun Madubaru, Madurejo, Prambanan, Sleman, Yogyakarta. SMA Negeri 1 Prambanan juga dikenal masyarakat Prambanan seperti nama dusun yang berdampingan dengan lokasi SMA Negeri 1 Prambanan yaitu dusun Gumuk, maka juga biasa disebut SMA Gumuk. 
Perkembangan SMA Negeri 1 Prambanan dapat di lihat dari dekat, semakin memiliki daya tarik tersendiri. Hal ini disebabkan karena dinamika perkembangannya dari tahun ke tahun menunjukan kemajuan yang semakin berarti dan dapat diterima dihati masyarakat Indonesia khusunya masyarakat Prambanan dan sekitarnya.
Prestasi SMA Negeri 1 Prambanan semakin hari semakin membaik, hal ini dapat dilihat dari hasil kekulusannya yang semakin banyak masuk ke Perguruan Tinggi Negeri maupun Swasta, sekaligus semakin banyaknya animo yang akan sekolah di SMA Negeri 1 Prambanan semakin lama semakin banyak. Oleh karena itu Pemerintah menyadari akan perlunya menambah kelas sehingga harus ada perubahan tipe dari tipe C yang membuka 3 atau 4 kelas setiap angkatan menjadi tipe B yang membuka kesempatan 6 kelas setiap angkatan. Hal ini memiliki konsekuensi dengan menambah tenaga pengajar dan tenaga kerja. Guru dan karyawan semakin tahun bertambah semakin banyak mengikuti perkembangan sekolah yang di sesuaikan dengan kebutuhan, bahkan sampai sekarang masih meminta bantuan guru swata untuk mengabdikan diri di SMA Negeri 1 Prambanan dengan status wiyata bakti, honer.
Sejarah SMA Negeri 1 Prambanan dapat kita pelajari melalui perkembangannya dari tahap demi tahap yang akan kita uraikan di dalam “SELAYANG PANDANG SMA NEGERI 1 PRAMBANAN”.
Dalam rangka memenuhi kewajiban Pemerintah menyelenggarakan system Pendidikan seperti tertulis dalam Undang Undang Dasar 1945 di seluruh tanah air Indonesia tidak ketinggalan di Kecamatan Prambanan Kabupaten Sleman Propinsi Daerah Istimewa Yogyakarta.Pada tahun 1985 didirikan sebuah Sekolah Menengah Atas Negeri Prambanan yang terletak di Dusun Madubaru, Desa Madurejo, Kecamatan Prambanan,Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta. Namun sebelum gedung terselesaikan di bangun maka siswa dididik di SMA Negeri 1 Kalasan yang terletak di jalan Jogya Solo, Tepatnya di Dusun Bogem maka masyarakat juga menyebutnya dengan SMA Bogem.
Diawal berdirinya walaupun gedung belum dibangun namun karena sudah mulai menerima siswa sebagai subyek didik maka yang mengajar adalah Guru guru SMA Negeri 1 Kalasan dengan cara Prases belajar-mengajar dilaksanakan pada sore hari. Hal ini didasarkan disamping supaya tidak mengganggu proses belajar-mengajar SMA Negeri 1 Kalasan juga pada sore hari guru SMA Negeri 1 Kalasan bisa meluangkan waktunya untuk mengajar di SMA Negeri 1 Prambanan yang dititipkan di SMA Negeri 1 Kalasan.
Dari uraian di atas dapat dilihat bahwa apabila guru belum ada maka kepala sekolahpun juga belum ada yang menerima Surat tugas. Pada tanggal 1 Januari SMA Negeri 1 Prambanan mulai menerima guru difinitif yang pertama SK pertama sebagai guru adalah Bapak Dalimin yang dengan latar belakang pendidikan D3 jurusan Ekonomi Akutansi dari Universitas Sebelas Maret Solo Jawa tenggah.
Bapak Dalimin sebagai penerima SK pertama maka dalam penulisan selayang pandang SMA Negeri 1 Prambanan beliau sebagai nara sumber dan sekaligus sampai sekarang Bapak Dalimin masih aktif mengajar Ekonomi Akutansi di SMA Negeri 1 Prambanan, disamping guru dan karyawan yang lain.

Periodesasi kepemimpinan di SMA Negeri 1 Prambanan :

III.1.1 Drs. Abdullah PW. 1985 - 1987
Sebagai Kepala Sekolah pertama di SMA Negeri 1 Prambanan memangku jabatan dari tahun 1985 sampai 1987 dengan jumlah 3 kelas setiap pararel sehingga berjumlah 9 Kelas. Adapun sarana gedung yang sudah tersedia 9 ruang kelas,1 ruang guru, 1 ruang Kepala Sekolah, 1 ruang Tata Usaha dan 1 ruang laboraturium.

III.1.2 Edi Sugiarto 1987 - 1992
Pada masa Kepemimpinan Bapak Edi Sugiyarto disamping mempertahankan jumlah kelas yang sudah dirintis Bapak Drs. Abdulah sebanyak 9 kelas untuk kelas 1 sampai kelas 3, karena semakin banyak animo siswa yang akan sekolah di SMA Negeri 1 Prambanan dan semakin adanya kepercayaan kepercayaan dari masyarakat maka pada usianya yang ke 4 SMA Negeri 1 Prambanan menambah 1 kelas setiap tingkatan. Hal ini menuntut sekolah untuk melengkapi sarana sekolah terutama ruang kelas dan tentu saja guru bidang study juga semakin dilengkapi. Ruang kelas sebagai tambahan dibangun yang kini ditmpati kelas XI IPS 2 , XI IPS 3, dan XI IPS 4.

III.1.3 Drs. Nick Kartomo,1992 – 1994
SMA Negeri 1 Prambanan pada masa kepemimpinan Bapak Drs. Nick Kartomo, semakin menunjukan dinamika yang semakin pesat banyak keputusan yang ditempuh untuk mempersiapkan sekolah untuk mengubah tipe dari tipe C menjadi Tipe B sehingga harus banyak mempersiapkan sarana yang harus dipenuhi sebagai sekolah Tipe B. 

III.1.4 Drs. J Surono Wukir , 1994- 1995
Pada masa Kepemimpinan Bapak Drs. J. Surono Wukir tidak banyak perubahan hal ini disebabkan karena pendeknya waktu .

III.1.5 Drs. Ch. Singgih Waluyo, 1995 – 2001.
Periode kepemimpinan Bapak Drs. Ch. Singgih Waluyo SMA Negeri 1 Prambanan semakin mendapatkan kepercayaan mayarakat, apalagi setelah memperoleh kepercayaan dari Pemerintah yang memberi penghargaan Tipe B. pada tahun 1995. Dalam memenuhi sarana dan prasarana untuk segera menambah kelas disetiap tingkatan maka dibangunlah ruang kelas yang membujur kebarat disebelah selatan lapangan upacara yang sekarang ditempati ruang kelas X A, XB, XC,XD,XE, XF dan juga ruang labaratorium Biologi serta ruang kelas yang sekarang ditempati III IPA 1 dan III IPA 2.Setelah ruangan sebagai sarana disiapkan maka SMA Negeri 1 Prambanan membuka 6 kelas pararel hingga sekarang SMA Negeri 1 Prambanan sebanyak 18 kelas yang terdiri dari kelas X sebanyak 6 kelas, Kelas XI sebanyak 6 kelas dan kelas III sebanyak 6 kelas.

III.1.6 Drs. Suharyoto, 2001 - 2008
Perkembangan pada masa kepemimpinan Bapak Drs. Suharyoto ternyata melanjutkan program sebelumnya dengan menitik beratkan pada peningkatan kwalitas bagi kelulusannya sekaligus memberi bekal siswa didik yang tidak ingin melanjutkan jenjang pendidikan di Perguruan Tinggi, namun memilih memasuki lapangan kerja.Untuk itu maka dibangunlah ruang ketrampilan baik ruang menjahit maupun ruang computer dengan mendapat dana dari pemerintah yang berupa Block Grant Bis Mutu, Dana tersebut disamping untuk memperbaiki ruangan juga dipakai untuk melengkapi sarana dan prasarana yang digunakan. Pada masa kepemimpinan Bapak Suharyoto juga menggunakan dana komite untuk membangun Rumah jaga, kantor satpam, kantin, sekolah, gapura sekaligus pagar besi depan, ruang ganti pakaian dan tidak ketinggalan serambi Masjid. Kini selayang pandang SMA Negeri 1 Prambanan ini ditulis dalam rangka menyambut hari ulang tahun sekolah yang sudah mencapai umur 20 tahun.

III.1.7 Drs. Mawardi Hadisuyitno, 2008 Sampai Sekarang  
Perkembangan pada masa kepemimpinan Bapak Drs. Mawardi Hadisuyitno saat ini memiliki misi pengembangan dan pemaksimalan mutu serta perbaikan sarana prasarana baik yang berbasis teknologi dan yang tidak.

Visi, Misi, dan Tujuan SMA N 1 Prambanan


Visi SMA Negeri 1 Prambanan
Menjadikan sekolah berwawasan keunggulan dalam mutu, kepribadian, dan takwa, dengan indikator :
1
Unggul dalam perolehan Nilai Ujian Nasional (NUN)
2
Unggul dalam persaingan ke PTN
3
Unggul dalam kedisiplinan
4
Unggul dalam kreativitas seni dan olah raga
5
Unggul dalam aktivitas keagamaan
6
Unggul dalam keterampilan dan berbahasa

Misi SMA Negeri 1 Prambanan

1
Melaksanakan pembelajaran dan bimbingan secara efektif sehingga daya serap siswa optimal.
2
Mendorong dan membantu setiap siswa untuk mengenal potensi dirinya sehingga dapat dikembangkan secara optimal.
3
Menumbuhkan semangat untuk melaksanakan 7K.
4
Menumbuhkan penghayatan terhadap ajaran agama yang dianut oleh siswa sehingga menjadi landasan terbentuknya kepribadian yang baik.
5
Menumbuhkan semangat kemandirian dalam berusaha dan berkarya (wiraswasta / wirausaha).

Tujuan SMA N 1 Prambanan
1
Meningkatnya efektifitas pembelajaran sesuai kurikulum yang berlaku, sehingga daya serap optimal.
2
Meningkatnya mutu lulusan dan jumlah siswa yang mendaftar dan diterima ke PTN.
3
Terjaganya kedisipilinan dalam bentuk kepribadian dalam setiap tindakan.
4
Meningkatnya kreativitas dan keterampilan siswa melalui kegiatan kurikuler dan ekstra kurikuler.
5
Tumbuhnya kesadaran siswa untuk melaksanakan ajaran agamanya masing-masing.

Alamat
SMA Negeri 1 Prambanan Sleman YK
Madubaru, Madurejo, Prambanan, Sleman, Yogyakarta 55572
Telp. (0274) 496753
READ MORE - PROFIL UMUM

PROFIL UMUM

KELAS XII IPA 3


ORGANISASI

KETUA KELAS : RACHMAT BUDIYANTO
WAKIL KETUA : DWI WIDIYASTUTI NURHARYANTO

SEKRETARIS 1 : ERMITA NURUL HAPSARI
SEKRETARIS 2 : DZULFIQAR ADAM RAMADHAN

BENDAHARA 1 : NUR ROKHIMA
BENDAHARA 2 : LATIFAH

Kelas kami beranggotakan 24 siswa, yaitu :
7 Siswa Putra
17 Siswa Putri
READ MORE - PROFIL UMUM